October 7th, 2012 @ // No Comments

Memancing dengan Teknik Handline Fishing

BORFISH – Handlining atau handline fishing adalah salah satu teknik memancing tanpa menggunakan fishing rod atau joran. Teknik ini menjadi favorit beberapa pemancing karena pada saat umpan dimakan ikan, pemancing akan lebih merasakan hentakannya di jari tangan  yang memegang line/senar pancing.

Teknik ini terbilang sangat sederhana dan mudah dilakukan, sehingga cocok bagi pemancing pemula. Selain mudah dilakukan, teknik handlining ini juga relatif murah karena tidak perlu membeli joran dan reel. Alat yang kita butuhkan berupa gulungan, senar, kail dan beberapa alat-alat kecil lain (pemberat, swivel, dll).

Hand lines adalah alat pancing yang paling sederhana. Biasanya dioperasikan oleh satu orang dan tali pancing langsung ketangan. Dari semua kelompok alat tangkap maka hand lines merupakan pancing yang paling mudah dan sederhana.

Kemudian operasionalnya sangat sederhana karena bisa dilakukan oleh seorang pemancing. Jumlah mata pancing bisa satu buah, juga lebih, dan dapat menggunakan umpan hidup maupun umpan palsu. Pemancingan dapat dilakukan di rumpon dan perairan lainnya. Ukuran pancing dan besarnya tali disesuaikan dengan besarnya ikan yang menjadi tujuan penangkapan. Jika hand lines yang digunakan untuk menangkap ikan tuna tentu ukurannya lebih besar. Biasanya digunakan tali monofilament dengan diameter 1,5-2,5 mm dengan pancing nomor 5-1 dan ditambahkan pemberat timah.

Jenis pancing ini ada yang dioperasikan dari suatu tebing di pantai, dari bebatuan yang ada di pantai, dari perahu maupun kapal. Beberapa jenis pancing dari kelompok ini yang ada di tanah air antara lain : pancing usep, pancing jegog, pancing mungsing, pancing gambur serta sejumlah penamaan lainnya. Jenis-jenis ikan yang menjadi tujuan penangkapan antara lain bambangan (kakap merah, snapper) ekor kuning (Caesio sp.), Caranx sp. dan lain sebagainya.

Pada saat kita memancing dengan menggunakan teknik handlining ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

- Safety, resiko yang mungkin akan kita alami bisa berupa jari tangan terluka saat strike ikan besar ataupun juga jari tangan terluka karena terkena hook/kail. Untuk mencegah bahaya ini biasanya sering digunakan plester atau karet atau sarung tangan dan sejenisnya yang dibelitkan pada ruas jari.

- Line kusut, sering terjadi terutama saat strike dimana biasanya kita tidak menggulung senar/line pada gulungan tapi menarik dan membiarkannya menumpuk di sisi badan kita. Untuk mencegah supaya tidak kusut, sterilkan area di mana senar/line akan ditarik, kosongkan area tersebut dari peralatan apapun. Pada saat menarik benang juga usahakan dengan arah tertentu, misalnya jika di sebelah kiri badan maka posisi tangan kanan di depan kiri dibelakang.

- Tarikan tangan saat strike, berbeda saat kita menggunakan joran, pada saat handlining kita hempaskan ke samping badan dengan gerakan menyentak.

Sumber: www.iftfishing.com

Incoming search terms:


Leave a Reply

Facebook

Global Internet Institute