September 22nd, 2012 @ // No Comments

Memancing dengan Teknik Fly Fishing

BORFISH – Fly fishing merupakan teknik mancing yang cukup kuno, umumnya dikenal sebagai teknik mancing ikan Trout dan Salmon, tetapi saat ini banyak digunakan untuk memancing berbagai jenis ikan lain seperti Hampala, Toman, Bass, Pacu, dan lain-lain.

Kata fly fishing sendiri berasal dari kata flies yang artinya lalat atau bisa berarti serangga. Teknik memancing fly fishing menggunakan umpan buatan berbentuk lalat atau berbagai jenis serangga yang menjadi makanan alami ikan Trout dan Salmon di perairan tawar. Umpan yang dipakai biasanya dibuat dari berbagai macam bahan, biasanya terbuat dari jenis-jenis rambut, bulu dari berbagai macam bulu unggas, yang diikatkan ke mata pancing secara menarik sehingga bisa menyerupai serangga sungguhan di alam liar. Penggunaan bulu dan rambut sudah semenjak dahulu dipakai untuk umpan, namun teknik fly fishing modern juga menggunakan beberapa bahan sintetis dari benang dan jenis-jenis serat lain sehingga efek bentuk nyatanya bisa lebih bagus dibandingkan dengan umpan fly fishing jaman dahulu.

Dalam fly fishing, ikan dipancing dengan menggunakan fly atau umpan buatan yang menyerupai serangga atau ikan kecil yang dicast (dilempar) dengan menggunakan fly rod dan fly line. Fly line cukup berat untuk membuat fly atau serangga buatan melayang dan jatuh di dekat ikan target. Inilah yang membedakannya dengan teknik cast yang lain, karena pemberatnya ada pada line bukan pada umpan atau timah pemberat.

Fly atau serangga buatan yang digunakan dalam fly fishing sangat bervariasi dalam bentuk, ukuran, berat, warna, dll. Fly atau serangga buatan, dibuat dengan cara tying atau mengikat bulu, rambut hewan, serta bahan lainnya baik sintetis maupun alami pada hook atau kail dengan benang. Awalnya pembuatan fly menggunakan bahan-bahan alami, tetapi seiring dengan perkembangan teknologi dan kesulitan memperoleh bahan-bahan alami, bahan-bahan sintetis mulai populer. Fly biasanya dibuat berdasarkan ukuran, warna, corak yang sesuai dengan kondisi setempat dan serangga air, ikan umpan atau mangsa yang menarik bagi spesies ikan yang menjadi target.

Di perairan tawar terdapat jenis ikan yang menjadi favorit para pemancing yakni ikan Salmon. Salmon yang merupakan ikan yang selalu bermigrasi saat waktunya bertelur biasanya akan mendatangi sungai-sungai besar di pegunungan dari laut. Dan jika musimnya telah tiba memancing dengan menggunakan teknik fly fishing biasa dilakukan orang pedesaan seperti di negara Amerika dan Eropa.

Cara memancing fly fishing adalah dengan membuat sebuah rangkaian pancing yang terdiri atas joran, tali senar yang dihubungkan dengan reel serta ujungnya adalah mata pancing yang sudah berbentuk serangga. Penggunaan pemberat bisa diberikan sesuai dengan kebutuhan. Joran fly fishing dibuat dari bahan yang lentur sehingga pemancing bisa melemparkan umpan ini dengan mudah. Penggunaan joran yang ringan akan membantu pemancing melemparkan kail.

Teknik memancing fly fishing biasanya pada sungai yang berarus karena daerah seperti ini biasanya banyak terdapat ikan Trout atau Salmon. Umpan fly fishing dilontarkan ke arah air datang di sungai dan dibiarkan mengikuti arus sampai cukup jauh dan bisa kita ulang lagi berkali-kali. Dengan cara pemancingan fly fishing yang membutuhkan arus yang cukup deras, para pemancing sebaiknya menggunakan baju memancing khusus yang bisa anda gunakan memancing di dalam air bahkan sampai ketinggian di perut namun anda tidak basah, karena pakaian ini kedap air. Dengan cara demikian teknik fly fishing dapat menjangkau perairan sungai lebih luas.

Sumber: www.iftfishing.com

 

Incoming search terms:


Leave a Reply

Facebook

Global Internet Institute